Selasa, 16 November 2010

Lubang Pemusnah Bumi

Lubang Hitam itu diperkirakan berjarak sekitar 50 juta tahun cahaya dari BumiPara astronom baru-baru ini menemukan fenomena di luar angkasa, yang

mereka yakini sebagai lahirnya suatu "Lubang Hitam" hasil dari ledakan

suatu bintang (supernova) lebih dari 30 tahun lalu. Lubang itu sangat

rakus dan menelan apa yang ditemui, termasuk benda luar angkasa

sebesar Bumi.

Demikian ungkap Avi Loeb, seorang astrofisikawan dari Universitas

Harvard yang bekerjasama dengan Badan Antariksa AS (NASA), Senin 15

November 2010. Loeb mengungkapkan bahwa kemunculan Lubang Hitam

itu hasil dari ledakan suatu bintang yang pertama kali ditemukan pada

1979.

Ledakan itu cukup besar untuk menimbulkan suatu lubang hitam. Tim

astronom meyakini itu sebagai Lubang Hitam karena konstan melumat

sisa-sisa bintang yang meledak. Itulah ciri-ciri Lubang Hitam, menghisap

apa saja yang ada di depannya.

Menurut Loeb, dalam 30 tahun terakhir sejak supernova, bayi Lubang

Hitam ini telah menelan benda yang massanya setara dengan Bumi.

Menurut kantor berita Associated Press (AP), temuan Loeb dan

rekan-rekannya ini dipublikasikan dalam suatu makalah yang dimuat di

jurnal "New Astronomy."

"Dia [lubang hitam itu] ibarat pemakan planet dalam film 'Star Trek,'"

kata ahli astrofisika dari NASA yang juga rekan Loeb, Kimberly Weaver,

seperti dikutip AP. Lubang hitam itu begitu padat sehingga tidak ada

unsur apapun - termasuk cahaya sekalipun - yang bisa lolos.

Dengan menggunakan pantuan teleskop milik NASA, Chandra X-Ray, dan

teleskop-teleskop lain, Lubang Hitam itu diperkirakan berjarak sekitar

50 juta tahun cahaya dari Bumi dan terletak di salah satu galaksi Virgo,

demikian menurut laman harian The Los Angeles Times.

"Lubang Hitam ini berukuran sekitar lima kali lebih besar dari matahari

kita dan bintang yang meledak yang memunculkan benda itu kemungkinan

20 kali lebih besar dari matahari kita," kata Dan Patnaude, peneliti dari

Harvard.

Dengan situasi saat ini, Lubang Hitam yang bernama ilmiah SN 1979C itu

bisa membesar dua kali lipat dalam 40 juta tahun mendatang. "Benda ini

memakan sebanyak yang dia bisa...mirip dengan remaja atau anak kecil,"

kata Patnaude. Tim peneliti yakin bahwa benda yang mereka temukan itu

kemungkinan besar adalah Lubang Hitam.

Dalam ilmu astronomi, benda kosmik ini bukanlah sebuah lubang dalam

arti harafiah, tetapi merupakan sebuah wilayah di mana hampir semua

unsur tidak dapat lolos karena memiliki gaya gravitasi yang sangat

besarBayi Lubang Hitam Ini Bisa Melahap Bumi
Lubang Hitam itu diperkirakan berjarak sekitar 50 juta tahun cahaya

dari Bumi.(vivanews)

Tidak ada komentar: